Delapan Kelebihan Berinvestasi di Properti


Investasi properti memang ga ada ruginya. Selalu untung dan untung. Properti bahkan bisa dibeli tanpa modal dari kantong. Bayangkan, investasi model apa yang bisa menyamai. Menurut Tung Desem Waingin persamaan antara orang-orang yang sudah kaya adalah kalau tidak kaya melalui properti, mereka pasti akan membeli properti. Bahkan menurut Robert G. Allen penulis buku megabestseller The One Minute Millionaire mengatakan bahwa property/real estate merupakan salah satu di antara empat gunung kekayaan selain Bisnis, Investasi, dan Internet. Nah selain 5 kelebihan yang saya muat pada artikel sebelumnya, berikut tambahan beberapa kelebihan properti dibanding ladang investasi lain :

1. Dalam Investasi Properti nilai aset bisa ditingkatkan dengan modal kecil

Hanya properti yang bisa ditingkatkan nilainya dengan tindakan sangat sederhana dan biaya rendah. Misalnya, Anda cukup mengecat ulang, mengubah pagar, atau menambah kanopi untuk mendongkrak nilai aset Anda.

2. Investasi Properti mendapat dua keuntungan sekaligus: capital gain dan cash flow

Lagi-lagi hanya properti yang bisa begini. Sekali mengayuh dayung, dua-tiga pulau terlampaui. Capital gain atau juga disebut keuntungan investasi adalah selisih antara harga saat ini dan harga saat membeli. Sedangkan cash flow adalah penghasilan yang diberikan oleh aset itu. Aset itu bekerja untuk membiayai dirinya sendiri, entah dari uang sewa atau bisnis diatasnya. Pendek kata, makin produktif sebuah aset, makin besar cash flow yang Anda dapatkan. Khusus untuk cash flow, ada dua macam, yaitu positif dan negatif. Cash flow positif Anda peroleh jika setelah dikurangi biaya operasional, biaya perawatan, dan cicilan ke bank, aset Anda masih menyisakan dana. Misalnya, rumah kos yang setiap bulan menghasilkan Rp 20 juta. Setelah dikurangi biaya operasional Rp 5 juta, biaya perawatan Rp 2 juta, dan cicilan ke bank Rp 11 juta, masih ada sisa Rp 2 juta. Itu berarti cash flow aset Anda positif. Sebaliknya, cash flow negatif tidak menyisakan dana, bahkan Anda harus mengeluarkan uang setiap bulan untuk menutup berbagai biaya tersebut.

3. Investasi Properti bisa menghasilkan uang tanpa menjual

Hanya sedikit jenis investasi yang bisa seperti ini. Selain dengan menyewakan atau menjadikannya sebagai tempat usaha, Anda bisa menikmati hal ini dengan cukup melakukan refinancing. Refinancing atau pendanaan ulang pernah saya lakukan atas rumah tinggal saya untuk mendapatkan modal tambahan membuka sebuah bisnis. Dan dari bisnis itu, saya berhasil menciptakan cash flow positif.

4. Investasi Properti itu tidak menyita waktu

Suatu hari teman saya panik. Saya bingung melihatnya. Ternyata, nilai indeks saham di Amerika semalam anjlok. Hal itu jelas mempengaruhi saham yang ia miliki. Ia kemudian terbenam dalam utak-atik saham bersama pialangnya seharian. Katanya, hal itu tidak hanya terjadi pada hari itu saja, tetapi sudah berkalikali. Akibatnya, setiap ada informasi negatif, ia harus siap-siap. Selama ini, investasi di surat berharga, seperti saham, dianggap tidak menyita waktu. Namun, bukti di atas berkata lain. Ini berbeda dengan investasi di properti. Kita sebagai pemilik properti tidak perlu panik seperti teman saya itu. Dalam melaksanakan kegiatan rutin, kita bisa mempekerjakan orang lain. Nilai properti tidak pernah anjlok dalam hitungan detik sehingga kita bisa lebih tenang menjalani hidup. Saya punya beberapa rumah sewaan, tetapi jarang menengoknya. Yang paling sering saya tengok justru rekening di bank, tempat para penyewa mentransfer biaya sewa. Otomatis investasi properti tidak menyita waktu.

5. Nilai Investasi Properti naik terus secara konsisten

Anda tidak perlu khawatir bahwa nilai properti Anda tiba-tiba dalam hitungan hari atau bulan menyusut sangat jauh, sampai tinggal 25 persen atau bahkan 10 persen dari nilai saat Anda membelinya. Seandainya properti yang Anda beli Anda diamkan saja, tidak Anda renovasi, atau tidak Anda tambahi apa pun, nilainya pada 10 tahun kemudian pasti tetap naik berlipatlipat.

6. Investasi Properti adalah sarana penghematan pajak yang legal dan menguntungkan

Secara pembukuan, nilai bangunan sebuah properti bisa “disusutkan” setiap tahun. Di sini, yang disusutkan hanyalah nilai bukunya, tetapi nilai sesungguhnya tidak pernah susut, kecuali bangunan itu tidak terawat dan mau roboh. Nilai penyusutan tersebut bisa dimasukkan sebagai biaya yang akan mengurangi tingkat keuntungan usaha Anda sebelum terkena pajak.

7. Bank sangat suka dengan pinjaman investasi properti

Bank tahu persis bahwa risiko investasi properti jauh lebih rendah daripada jenis investasi lainnya. Ini terbukti dengan lebih rendahnya bunga kredit properti dibandingkan dengan kredit lainnya. Jangka waktu pinjamannya pun jauh lebih panjang.

8. Orang kaya berinvestasi di properti

Selain berbisnis di bidang usahanya, mereka juga berinvestasi di sektor properti. Bahkan mereka yang dikenal sebagai pengusaha di bidang non-properti ternyata bidang usaha sesungguhnya adalah investasi properti. Salah satu contohnya adalah Ray Kroc, pemilik McDonald. Jaringan franchise asal Amerika ini memang menjajakan makanan cepat saji. Namun, di balik itu, ternyata perusahaan itu justru berinvestasi di properti. Dalam bukunya, Ray Kroc menyebutkan bahwa Perusahaannya bukanlah penjual hamburger, melainkan perusahaan investasi real estat. Perusahaannya tidak hanya mendapatkan uang dari franchise fee dan royalti, melainkan juga dari menyewakan aset properti kepada para franchisee-nya. Dari ribuan outlet McDonald, sebagian adalah aset milik perusahaan franchise itu sendiri, dan dari sejumlah outlet itu uang sewa mengalir ke kas setiap bulan. Belum lagi capital gain atau kenaikan nilai propertinya.

Sekarang Anda tinggal memilih, mau mengkuti jalan para orang-orang kaya dalam berinvestasi, atau Anda punya jalan lain?

Sumber: http://developerdankontraktor.blogspot.com/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: